Organisasi industri timbul dan berkembang melalui dua cara :
pertama, organisasi industri timbul dan berkembang berdasarkan suatu perencanaan.
kedua, organisasi industri dapat pula timbul dan berkembang mulai dari satu orang yang berwiraswasta.
Organisasi terdiri dari kelompok orang-orang yang bekerja dimana untuk mencapai tujuan organisasi dikembangkan dan dipertahankan pola-pola perilaku tertentu yang cukup stabil dan dapat diperkirakan sebelumnya. pengembangan pola-pola tersebut akan tetap berlangsung meskipun orang-orang yang berada dalam organisasi itu berganti. Ada tiga dimensi yang penting dari organisasi, yaitu :
a. Kemajemukan (complekxity)
Diartikan sebagai beragamnya kegiatan, fungsi, dan jumlah lapis dalam organisasi.
b. Formalisasi (formalization)
Mengacu pada adanya kebijakan, prosedur, dan aturan yang membatasi pilihan dari para anggotanya.
c. Pemusatan (centralization)
Mengacu pada penyebaran dari daya (power), dan wewenang (authority). Ada dua tipe pemusatan, yaitu : centralized organization (daya dan wewenang ada pada kedudukan tertinggi dalam organisasi) dan decentralized organization (hak dan tanggungjawab mengambil keputusan didelegasikan pada tingkat-tingkat yang lebih rendah dari organisasi).
Fungsi kelompok bagi anggotanya sebagai :
a. Pemenuhan kebutuhan para anggotanya
b. pengembangan, penunjang dan pemantapan dari identitas dan pemelihara dari harga diri
c. penghasil gagasan baru dan jawaban kreatif
d. mekanisme pemecahan masalah dan pelaksaan tugas
Fungsi kelompok bagi organisasi :
a. Pelaksaaan tugas yang majemuk dan saling tergantung
misalnya kelompok minyak. Masing-masing anggota memiliki tugasnya masing-masing dan penyelesaian tugas tersebut saling tergantung satu sama lainnya.
a. Pelaksaaan tugas yang majemuk dan saling tergantung
misalnya kelompok minyak. Masing-masing anggota memiliki tugasnya masing-masing dan penyelesaian tugas tersebut saling tergantung satu sama lainnya.
b. Mekanisme pemecahan masalah
Dalam men. ghadapi masalah yang memerlukan pengolahan yang majemuk, interaksi antar para anggota yang memiliki informasi yang berbeda, pertimbangan cermat dari alternatif penyelesaiannya, maka pemecahan masalah secara kelompok akan memberikan penyelesaian yang paling baik.
Dalam men. ghadapi masalah yang memerlukan pengolahan yang majemuk, interaksi antar para anggota yang memiliki informasi yang berbeda, pertimbangan cermat dari alternatif penyelesaiannya, maka pemecahan masalah secara kelompok akan memberikan penyelesaian yang paling baik.
c. Pengahasilan gagasan baru dan jawaban kreatif
Kelompok merupakan wadah untuk dapat menghasilkan gagasan baru dan jawaban yang kreatif. Para anggota kelompok akan saling merangsang dalam memberikan gagasan dan jawaban atau penyelesaian masalah dari suatu masalah.
Kelompok merupakan wadah untuk dapat menghasilkan gagasan baru dan jawaban yang kreatif. Para anggota kelompok akan saling merangsang dalam memberikan gagasan dan jawaban atau penyelesaian masalah dari suatu masalah.
Interaksi antar anggota kelompok akan menimbulkan suatu proses kelompok, dimana dalam proses kelompok tersebut terdapat kelompok-kelompok interaktif, koaktif dan konteraktif. Dalam proses suatu kelompok juga akan timbul suatu gejala-gejala antara lain : gejala konforisme, kelekatan, sinergi, groupthink, dan polarisasi kelompok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar