Selasa, 17 Mei 2016

Occupational Health Psychology

A. Keselamatan Kerja
 Kebebasan terhadap resiko atau bahaya pada lingkungan kerja

B. Kecelakaan Kerja
Kecelakaan yang terjadi berhubungan dengan hubungan kerja, termasuk penyakit yang timbul karena hubungan kerja, demikian pula kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja, dan pulang ke rumah melalui jalan yang biasa atau wajar dilalui

 C. Teori-Teori Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja
1. Teori Heinrich
Suatu kecelakaan terjadi dari suatu rangkaian kejadian. Ada lima faktor yang terkait dalam rangkaian kejadian tersebut yaitu : lingkungan, kesalahan manusia, perbuatan atau kondisi yang tidak aman, kecelakaan dan cedera atau kerugian  
2. Teori Multiple Causation Kemungkinan ada lebih dari satu penyebab terjadinya kecelakaan. Penyebab ini mewakili perbuatan, kondisi atau situasi yang tidak aman. kemungkinan-kemungkinan penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut perlu diteliti 

D. Perilaku Berbahaya 
 Ada beberapa perilaku berbahaya yang disebabkan human error, yaitu : 
1. mengabaikan atuaran K3 
2. Mengoprasikan fasilitas kerja yang bukan kewenangannya 
3. bersendau-gurau dan main-main 
4. tidak memakai peralatan K3 
5. unsafe lifting, pulling,dan pushing  

E. Hazard dan Risk  
1. fisik 
2. kimia 
3. biologi 
4. psikososial 

F. Ages Of Industrial Safety  
1. age of technology 
2. age of human factors 
3. age of safety management


Kondisi Kerja dan Psikologi Kerekayasaan

Kondisi Kerja
1. Kondisi Fisik Kerja 
Rancangan kantor memberikan pengaruh pada produktivitas kerja 
2. Kondisi Lama Waktu Kerja 
a. Jam Kerja
Jika jam kerja nominal ditambah maka jam kerja aktual malahan menurun 
b. Jam Kerja Lentur
Para tenaga kerja tiba di tempat kerja dengan perasaan yang lebih tenang dan dapat segera di mulai bekerja


Ergonomi 
Ilmu terapan bagaimana mendorong lingkungan kerja, peralatan dan pekerjaannya secara spesifik dan psikologi, anatomi dan psychological characteristics 

Peran ergonomi yaitu :
1. Perancangan produk
2. Meningkatkan keselamatan dan higiene kerja
3. Meningkatkan produktivitas kerja

Mengapa kita harus mengenal ergonomi?
1. pergantian karyawan
2. kualitas
3. kecelakaan kerja
4. meningkatkan produktivitas

 Engineering Psychology (Psikologi Kerekayasaan) 
Suatu kerekayasaan faktor-faktor manusia, kerekayasaan manusia, egromika, psikoteknologi, dan psikologi eksperimen terapan. psikologi kerekayasaan ini terutama memperhatikan penemuan dan penerapan informasi tentang perilaku dalam kaitannya dengan mesin-mesin, peralatan, pekerjaan, dan lingkungan kerja. 

Faktor psikologi kerekayasaan
1. fisik dan mental pekerja
2. penglihatan  

 Manfaat Psikologi Kerekayasaan
Manfaat psikologi kerekayasaan dalam membuat kondisi kerja yang kondusif, aman dan nyaman merupakan salah satu manfaat yang terlihat
 

Selasa, 03 Mei 2016

Performance Apprasial



~ (performance appraisal/ PA). Penilaian kinerja itu sendiri adalah proses untuk mengukur prestasi kerja pegawai berdasarkan sistem/ peraturan yang telah ditetapkan,dengan cara membandingkan sasaran/ hasil kerjanya dengan standar pekerjaan yang telah ditetapkan. Cara untuk melakukan PA bisa di tentukan dengan hal-hal berikut pertama kriteria kinerja.  Selanjutnya menyusun kriteria subjektif tentukan dulu potensi/ kompetensi/ kemampuan seperti apa saja yang dibutuhkan untuk seseorang berhasil dalam pekerjaannya. Setelah mendapat hasilnya langkah selanjutnya yang dilakukan adalah pengambilan keputusan untuk pengembangan kinerja selanjutnya, mengkomunikasikan hasil penilaian kinerja dengan karyawan dan hasil penilaian kinerja bisa bermanfaat untuk meningkatkan motivasi karyawan. Dalam penilaian kinerja juga terdapat kesalahan dalam proses penilaiannya yaitu alat penilaian kinerjanya serta penilai kinerja.

~ Menurut Hennry Simamora (1995: 500), kinerja (performance) dipengaruhi oleh 3 faktor, yaitu:
a.       a. Faktor individual yang terdiri dari:
         Kemampuan dan keahlian
         Latar belakang
         Demografi

b.     b. Faktor psikologis yang terdiri dari:
         Persepsi
         Attitude
         Personality
         Pembelajaran
         Motivasi

c.    c.  Faktor organisasi yang terdiri dari:
         Sumber daya
         Kepemimpinan
         Penghargaan
         Struktur
         Job design

~ Kinerja individu adalah hasil kerja karyawan baik dari segi kualitas ,aupun kuantitas berdasarkan standar kerja yang telah ditentukan. Kinerja individu ini akan tercapai apabila didukung oleh atribut individu, upaya kerja (work effort) dan dukungan organisasi.

~ Yang diukur dalam kinerja adalah knowledge, attitude dan skill

~ Fungsi evaluasi (pengukuran kinerja) untuk mengetahui atau menghasilkan nilai atau penilaian performance seseorang . nilai bukan hasil akhir tetapi jalan untuk melanjutkan ke fase berikutnya. Nilai untuk mengetahui posisi seseorang dalam organisasi.